jpnn.com, JAKARTA - Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus (Otsus) Papua, John Wempi Wetipo, menyuarakan keprihatinan mendalam atas konflik perang suku yang terjadi di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada 15–17 Mei 2026.
Bentrok antara Suku Hubla dan Suku Lanny tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya 47 orang, melukai puluhan warga, serta menyebabkan 839 orang mengungsi akibat situasi yang tidak kondusif.
Tidak ada komentar