Liputan6.com, Jakarta Dalam dunia percintaan, istilah love bombing mungkin terdengar asing bagi sebagian orang. Namun, fenomena ini semakin sering terjadi, terutama di kalangan pria yang baru menjalin hubungan. Love bombing adalah teknik manipulasi emosional yang dilakukan dengan memberikan perhatian, pujian, dan kasih sayang secara berlebihan untuk mengendalikan pasangan. Sering kali, tindakan ini muncul di awal hubungan, membuat korban merasa terpesona dan terikat secara emosional.
Namun, di balik semua perhatian itu, ada bahaya yang mengintai. Pria yang melakukan love bombing biasanya memiliki masalah kepercayaan diri atau kepribadian yang tidak stabil. Mereka berusaha mengontrol pasangan mereka dengan cara membuat mereka merasa istimewa, tetapi pada kenyataannya, hal ini bisa berujung pada hubungan yang tidak sehat. Korban love bombing sering kali mengalami ketergantungan emosional, kecemasan, dan bahkan depresi.
Tidak ada komentar