Liputan6.com, Jakarta - Penanganan sampah organik di Kabupaten Kudus kini terintegrasi secara online. Warga tidak perlu bingung lagi dalam mencari titik penampungan sampah. Dalam peta digital berbasis sistem informasi geografis (SIG), terdapat 525 titik penjemputan sampah yang tersebar. Director Communications Djarum Foundation, Mutiara Diah Asmara mengatakan, inovasi yang diinisiasi Bakti Lingkungan Djarum Foundation atau BLDF ini, merupakan salah satu komitmen dalam penguatan digital.
Dari sisi operasionalnya, kata Mutiara, sebanyak 10 armada bertugas menjemput sampah yang telah terkumpul setiap harinya.
Tidak ada komentar