Liputan6.com, Jakarta - Saham Apple jatuh lebih dari 6% pada perdagangan akhir Rabu, 2 April 2025 dan menjadi penyebab utama penurunan saham di sektor teknologi setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan kebijakan tarif baru terhadap barang impor. Tarif tersebut bervariasi antara 10% hingga 49%, yang mempengaruhi banyak perusahaan teknologi besar.
Melansir dari CNBC, Kamis (3/4/2025), sebagian besar pendapatan Apple berasal dari produk yang diproduksi di Tiongkok dan beberapa negara Asia lainnya. Dampaknya langsung terasa pada saham Apple dan juga perusahaan-perusahaan teknologi lainnya.
Tidak ada komentar