Liputan6.com, Jakarta - Bali, yang selama ini ramai dengan wisatawan dan juga bagi sektor Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE), kini diikabarkan mengalami pukulan telak akibat kebijakan efisiensi anggaran pemerintah. Pemangkasan besar-besaran terhadap anggaran perjalanan dinas dan penyelenggaraan acara di hotel berbintang telah membuat industri ini terseok-seok.
Wisatawan yang datang ke Bali terutama wiisatawan mancanegara (wisman) memang masih cukup banyak. Namun mayoritas dari mereka berasal dari segmen middle-low yang lebih memilih menginap di private vila guest house, atau apartemen. Akibatnya, hotel berbintang kehilangan banyak pelanggan, terutama dari sektor MICE.
Tidak ada komentar