Liputan6.com, Semarang - Tahu gimbal, kuliner khas Semarang yang terbuat dari tahu dan tepung, memiliki sejarah panjang sejak masa pendudukan Jepang di Indonesia. Makanan ini awalnya muncul sebagai alternatif pangan saat bahan makanan sulit diperoleh dan kini menjadi salah satu ikon kuliner kota lumpia.
Mengutip dari berbagai sumber, pada masa pendudukan Jepang (1942-1945), masyarakat Indonesia mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan pangan. Bahan makanan seperti daging dan ikan menjadi langka akibat kebijakan ekonomi perang.
Tidak ada komentar