Liputan6.com, Jakarta - Dugaan kebocoran data sistem penerimaan murid baru (SPMB) Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau membuat resah para orang tua calon siswa. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam mencatat ada 14 kali percobaan aktivitas yang tidak sesuai dengan prosedur operasional sistem SPMB. Dia menjelaskan, secara normal pengguna hanya melakukan registrasi akun, mengunggah dokumen persyaratan, memilih sekolah tujuan, lalu menerima bukti pendaftaran. Namun ditemukan sejumlah aktivitas lain yang dinilai mencurigakan.
"Ada 14 kali percobaan yang tidak sesuai SOP. Kita kategorikan sebagai upaya peretasan karena ada aktivitas yang mencoba masuk ke sistem di luar mekanisme yang semestinya," kata Kepala Dinas Kominfo Kota Batam Rudi Panjaitan saat dikonfirmasi Liputan6.com. Rabu (17/6/2026).
Tidak ada komentar