jpnn.com - PLOSO - Pertemuan masyayikh Nahdaltul Ulama secara mendadak pada Sabtu (20/6) meredam ketegangan antarfaksi di PBNU.
Pada pertemuan itu, sejumlah ulama ternama NU menyepakati tiga seruan, meliputi pertentangan tentang syarat dan mekanisme pemilihan anggota AHWA berbasis struktur syuriyah dan zonasi serta rangkap jabatan fungsionaris Ketua Umum PBNU, menguatkan akar NU dengan mengembalikan muktamar bertempat di pesantren, dan akhlaq berjam’iyyah untuk menjaga kesatuan dalam menempuh permusyawaratan.
Tidak ada komentar