Liputan6.com, Jakarta - Sebuah perjalanan dedikasi seperempat abad dalam menjaga paru-paru dunia dan menyelamatkan satwa endemik Sumatera, akhirnya dirangkum dalam sebuah karya literasi yang emosional.
Merayakan hari jadinya yang ke-25, Yayasan Orangutan Sumatra Lestari - Orangutan Information Centre (YOSL-OIC) meluncurkan buku otobiografi sang pendiri, Panut Hadisiswoyo, yang bertajuk "Panut Hadisiswoyo: Berdiri di Garis Terakhir".
Tidak ada komentar