Liputan6.com, Jakarta - Setiap 21 Mei, dunia memperingati Hari Teh Internasional, sebuah momen untuk merayakan warisan budaya, manfaat kesehatan, serta pentingnya teh bagi perekonomian global. Peringatan ini juga menjadi pengingat akan pentingnya mewujudkan produksi teh yang berkelanjutan, mulai dari ladang hingga cangkir, agar manfaatnya bagi manusia, budaya, dan lingkungan dapat terus dirasakan dari generasi ke generasi.
Hari Teh Internasional ditetapkan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 2019. Penetapannya bertujuan untuk meningkatkan kesadaran global tentang pentingnya teh dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus mendorong praktik produksi dan konsumsi teh yang lebih berkelanjutan.
Tidak ada komentar