jatim.jpnn.com, SURABAYA - Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Kota Surabaya meluruskan informasi yang beredar terkait status terduga pelaku pelecehan seksual terhadap atlet menembak. Organisasi tersebut menegaskan yang bersangkutan bukan pelatih resmi Perbakin Surabaya sebagaimana banyak diberitakan sebelumnya.
Ketua Harian Perbakin Surabaya Hadi Susilo mengatakan terduga memang dikenal aktif di lingkungan olahraga menembak dan membuka pelatihan privat.
Tidak ada komentar