jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya masih menghitung kerugian akibat kerusakan fasilitas umum (fasum) saat kericuhan aksi tolak UU TNI di depan Gedung Negara Grahadi pada Senin (24/3).
“Ini untuk prosesnya bakesbang minta laporan dan minta hitung kerugian. Kami masih laporan ke situ,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya Dedik Irianto, Selasa (25/3).
Tidak ada komentar