Liputan6.com, Bali - Seluruh desa di Bali umumnya membuat ogoh-ogoh sebagai bagian dari tradisi Nyepi, namun ada satu pengecualian. Desa Adat Renon, Denpasar, telah berhenti membuat ogoh-ogoh sejak 1986.
Hal ini dikarenakan peristiwa mistis yang mengubah keyakinan masyarakat setempat. Larangan ini masih berlaku hingga kini dan menjadikan Renon sebagai satu-satunya desa di Denpasar yang tidak mengikuti tradisi pengarakkan ogoh-ogoh.
Tidak ada komentar