Ketika Bullying Menjadi Ledakan Bom

Ketika Bullying Menjadi Ledakan Bom

Liputan6.com, Jakarta - Kasus pelajar MAN 3 Padang, Sumatera Barat (Sumbar) merakit dan meledakkan bom mengungkap fakta dampak bahaya dari perundungan atau bullying. Ketika penindasan atau kekerasan yang diterima secara terus menerus, bahkan berlangsung bertahun-tahun, bisa berubah menjadi malapetaka.

Polisi membeberkan hasil pemeriksaan awal pelajar berinisial R (17) tersebut. Pelaku bercerita sudah mengalami bullying secara verbal maupun nonverbal sejak jenjang sekolah dasar hingga kini duduk di bangku kelas 3 MAN.

Tidak ada komentar

Baca selengkapnya