jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat dan potensi kenaikan harga bakan bakar minyak (BBM) dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap pembiayaan kredit bermotor di PT Federal International Finance (FIFGROUP).
Jawa Barat I (JABAR I) Area Head FIFGROUP, Arya Pranandita, mengatakan gejolak ekonomi memang berpotensi memengaruhi industri pembiayaan. Namun, dampak yang dirasakan perusahaan hingga saat ini masih relatif kecil.
Tidak ada komentar