jateng.jpnn.com, SEMARANG - NI, korban dugaan pelecehan seksual verbal oleh seorang mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes), mengaku merasa ketakutan setelah menerima pesan WhatsApp bernuansa seksual dari terduga pelaku.
Korban mengatakan pesan tersebut diterimanya pada dini hari saat pelaku menghubunginya dengan alasan menanyakan layanan jasa titip (jastip).
Tidak ada komentar