Liputan6.com, Jakarta - Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menonaktifkan enam mahasiswa yang diduga melakukan pelecehan atau kekerasan verbal dalam sebuah grup percakapan. Enam orang mahasiswa itu dinonaktifkan dari seluruh kegiatan kampus guna mendukung kelancaran pemeriksaan yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK).
"Terlapor dinonaktifkan dari semua kegiatan akademik, kecuali untuk urusan pemenuhan kewajiban pemeriksaan kasus ini. Ini bukan sanksi akhir, melainkan bagian dari prosedur penanganan," kata Ketua Satgas PPK Unesa Iman Pasu Marganda Hadiarto Purba di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (19/7/2026).
Tidak ada komentar