Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur mengungkap temuan paparan paham radikalisme dan terorisme pada anak usia sekolah di wilayahnya. Informasi ini disampaikan dinas terkait, seperti dilansir Antara.
"Di NTT sudah saat ini sudah ada enam orang anak usia sekolah yang sudah positif terpapar oleh paham radikalisme dan terorisme," kata Kepala Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Iien Adriany di Kupang, Jumat (26/6/2026).
Tidak ada komentar