Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan biang kerok keluhan ratusan ribu wali murid terkait sistem penerimaan murid baru (SPMB) 2026. Menurutnya, masalah ini muncul karena kelalaian dinas teknis dalam pengembangan aplikasi.
Hal tersebut ditegaskan Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM saat memantau proses pengaduan masyarakat dalam pelaksanaan SPMB Maung dan pemetaan calon murid baru (PCMB) di kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, Jalan Radjiman, Kota Bandung, Selasa (9/6/2026).
Tidak ada komentar