Liputan6.com, Jakarta - Saat perusahaan roket milik Elok Musk yakni SpaceX akhirnya debut di Nasdaq dengan simbol saham SPCX, hampir pasti akan mencetak rekor sebagai penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) terbesar yang pernah ada.
Mengutip CNBC, Sabtu (23/5/2026), pembuat roket yang dapat digunakan kembali milik Elon Musk ini mengajukan prospektus IPO pada Rabu dan telah lama ditunggu-tunggu. Perusahaan tidak menyebutkan berapa banyak dana yang direncanakan untuk diraih, tetapi dilaporkan target sekitar USD 75 miliar atau Rp 1.328 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.710). Itu lebih dari tiga kali lipat ukuran IPO terbesar AS hingga kini yaitu penawaran saham Alibaba senilai USD 22 miliar atau Rp 389,60 triliun pada 2014.
Tidak ada komentar