Liputan6.com, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat lonjakan signifikan jumlah saham yang masuk dalam kategori High Shareholding Concentration (HSC) atau konsentrasi kepemilikan tinggi. Per Rabu (15/7/2026), jumlah saham berstatus HSC meningkat menjadi 51 emiten dari sebelumnya hanya 14 emiten.
Kenaikan tersebut terjadi setelah BEI memperbarui metodologi penetapan saham HSC dengan menambahkan kriteria Price Impact Ratio. Melalui perubahan tersebut, terdapat 37 saham baru yang kini masuk dalam daftar HSC, khususnya untuk saham-saham dengan kapitalisasi pasar di atas Rp 10 triliun.
Tidak ada komentar