jateng.jpnn.com, SEMARANG - Konflik di Timur Tengah yang berkepanjangan mulai berdampak pada industri teknologi global, termasuk pasar laptop di Indonesia. Produsen laptop ASUS menyebut kenaikan harga komponen elektronik akibat gangguan rantai pasok global telah mendorong harga laptop naik dan menekan penjualan segmen entry level.
Head of Corporate Communication ASUS Indonesia Muhammad Firman mengatakan kelangkaan chip serta meningkatnya kebutuhan mikroprosesor untuk pengembangan kecerdasan artifisial (AI) menjadi faktor utama yang memengaruhi harga perangkat komputer dan laptop.
Tidak ada komentar