Amnesty: Pengerahan Tentara di Kasus Jampidsus Ciderai Supremasi Sipil

Amnesty: Pengerahan Tentara di Kasus Jampidsus Ciderai Supremasi Sipil

jpnn.com, JAKARTA - Amnesty International Indonesia menyatakan keprihatinan serius terkait pengerahan puluhan tentara di kediaman Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, serta kedatangan sekelompok orang berseragam militer ke Polda Metro Jaya. Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, menilai keterlibatan militer dalam penegakan hukum ini menimbulkan kekhawatiran tentang erosi supremasi sipil, supremasi hukum, dan hak asasi manusia.

"Keterlibatan militer dalam penegakan hukum seperti terlihat dalam kasus penggeledahan kediaman Jampidsus, Febrie Adriansyah, menimbulkan kekhawatiran serius tentang erosi supremasi sipil, supremasi hukum dan hak asasi," ujar Usman Hamid dalam siaran persnya, Kamis.

Tidak ada komentar

Baca selengkapnya