Liputan6.com, Jakarta Sejak pola kerja hibrida dan work from home menjadi kebiasaan baru, dinding rumah yang dulu dibiarkan polos kini naik kelas menjadi latar rapat daring sekaligus cermin kepribadian penghuninya. Tidak heran bila dekor dinding berubah dari sekadar pelengkap menjadi pertimbangan utama saat menata hunian, terutama di ruang tamu yang membentuk kesan pertama bagi siapa pun yang datang.
Merujuk laporan Grand View Research, pasar dekorasi rumah global bernilai sekitar Rp 17.181,71 triliun pada 2024 dan diproyeksikan mencapai sekitar Rp 29.041,80 triliun pada 2030, dengan Asia Pasifik sebagai kawasan yang tumbuh paling cepat.
Tidak ada komentar