Liputan6.com, Jakarta - Pakan fermentasi telah menjadi solusi populer di kalangan peternak ayam kampung, baik skala rumahan maupun besar, untuk mengatasi kenaikan harga pakan pabrikan. Metode ini menawarkan alternatif yang lebih ekonomis namun tetap mampu mendukung pertumbuhan ayam secara maksimal. Proses fermentasi melibatkan pengolahan pakan dengan bantuan mikroorganisme baik atau probiotik, yang secara signifikan meningkatkan nilai nutrisi dan daya cerna pakan.
Melalui fermentasi, bahan pakan menjadi lebih lembut dan nutrisi di dalamnya lebih mudah diserap oleh tubuh ayam. Hal ini tidak hanya mempercepat pertumbuhan dan meningkatkan bobot badan ayam secara optimal, tetapi juga merangsang nafsu makan dan mengurangi bau kotoran. Dengan demikian, pakan fermentasi tidak hanya menghemat biaya produksi, tetapi juga berkontribusi pada kesehatan pencernaan ayam dan peningkatan daya tahan tubuh terhadap penyakit.
Tidak ada komentar