Liputan6.com, Jakarta - Di tengah keterbatasan lahan perkotaan, keinginan untuk mandiri pangan dan memiliki akses ke bahan makanan segar seringkali terbentur kenyataan. Namun, solusi inovatif kini hadir dalam bentuk konsep rumah produktif dengan kebun sayur dan ternak skala rumahan di satu lahan kecil. Konsep ini mengintegrasikan ruang huni dengan area bercocok tanam dan peternakan skala mikro, bahkan di lahan yang sangat terbatas.
Prinsip utamanya adalah menciptakan sistem mandiri atau closed-loop di mana limbah organik diolah menjadi kompos, serta hasil panen dapat memenuhi kebutuhan pangan harian secara mandiri dan berkelanjutan. Pendekatan ini tidak hanya mengurangi pengeluaran belanja rumah tangga, tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan dan ketahanan pangan keluarga.
Tidak ada komentar