VIVA – Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengungkapkan ke publik bahwa mendapatkan fasilitas kartu kredit korporasi dengan limit hingga Rp30 miliar. Dia pun mengaku telah meminta manajemen untuk menghapus fasilitas itu yang diberikan untuk jajaran komisaris.
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga pun merespons soal fasilitas kartu kredit arau credit card (CC) korporasi BUMN yang disebut limit-nya hingga Rp30 miliar tersebut. Fasilitas itu diakuinya pun memang ada.
Tidak ada komentar