Harga Beli Listrik dari Pembangkit Sampah Dinilai Terlalu Mahal

Harga Beli Listrik dari Pembangkit Sampah Dinilai Terlalu Mahal

Merdeka.com - Harga jual listrik yang dihasilkan dari Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) dinilai terlalu mahal. Hal ini berpotensi merugikan PLN sebagai pembeli. Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan menilai perlu adanya regulasi baru agar upaya pengurangan sampah perkotaan tidak membebani PLN.

Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 35 Tahun 2018, PLN membeli listrik dari PLTSa sebesar USD13,35 senper perkilowatt hour (kWh). Apabila dikonversikan ke mata uang rupiah, dengan kurs Rp14.400, maka harga beli listrik dari PLTSa senilai Rp1.922,4 per kWh.

Tidak ada komentar

Baca selengkapnya