Merdeka.com - Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengkritisi rencana pemerintah untuk kembali menerapkan kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty jilid II. Sebab, implementasi kebijakan tersebut berpotensi menurunkan kepatuhan wajib pajak.
"Kan kalau terlalu sering dilakukan tax amnesty kepatuhan berisiko turun," tekannya saat dihubungi Merdeka.com, Jumat (25/6).
Tidak ada komentar