Merdeka.com - Pemerintah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara mencarikan solusi honorer tak produktif, karena jumlahnya sudah melebihi dari kebutuhan dan jumlah kegiatan, sehingga dianggap membebani APBD pada sisi biaya operasional.
Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid di Nunukan, Rabu (16/6) mengaku sedang mencari solusi dan formulasinya agar pegawai honor ini tetap terakomodir atau dipekerjakan.
Tidak ada komentar