Liputan6.com, Jakarta - Raksasa baterai asal China, Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL), terus mempercepat pengembangan teknologi baterai alternatif untuk kendaraan listrik. Perusahaan tersebut menargetkan sebanyak 20.000 unit mobil listrik (electric vehicle/EV) akan menggunakan baterai sodium-ion sepanjang 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi jalur ganda atau "lithium-sodium", yang dikembangkan CATL untuk mengurangi ketergantungan terhadap lithium di tengah fluktuasi harga bahan baku baterai global.
Tidak ada komentar