Liputan6.com, Jakarta - Gelombang kenaikan harga, mulai melanda pasar kendaraan energi baru atau new energy vehicle (NEV) di China. Setelah sempat terjebak perang harga dalam beberapa tahun terakhir, kini sejumlah produsen mulai menaikkan banderol kendaraannya akibat lonjakan biaya rantai pasok.
Laporan media China Jiemian News menyebutkan, lebih dari 15 produsen otomotif ikut melakukan penyesuaian harga. Beberapa nama besar seperti BYD, Xiaomi, hingga sejumlah merek joint venture disebut mulai menaikkan harga, karena biaya komponen penting terus merangkak naik.
Tidak ada komentar