Liputan6.com, Jakarta - BYD terus mempercepat pengembangan infrastruktur kendaraan listrik dengan menghadirkan jaringan pengisian daya ultra cepat. Terbaru, perusahaan asal China tersebut mengumumkan telah membangun 5.000 unit stasiun pengisian 'Flash Charging' generasi kedua di negaranya.
Jumlah tersebut dicapai hanya dalam waktu sekitar satu bulan, sejak teknologi terbaru ini diperkenalkan. BYD menegaskan bahwa angka 5.000 unit itu khusus untuk stasiun Flash Charging generasi kedua, bukan termasuk charger megawatt generasi sebelumnya.
Tidak ada komentar