Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah China semakin serius untuk mempercepat transisi menuju transportasi ramah lingkungan. Melalui rencana yang dirilis oleh 11 kementerian, dan lembaga pemerintah, Negeri Tirai Bambu menargetkan kendaraan berat berbasis energi baru atau new energy heavy-duty trucks (NE-HDT) menguasai 40 persen pasar pada 2030.
Pada akhir dekade ini, jumlah truk berat energi baru di China diproyeksikan menembus 1,6 juta unit atau sekitar 20 persen dari total populasi truk berat yang beroperasi di negara tersebut.
Tidak ada komentar