Liputan6.com, Manila - Filipina tidak mau kalah dengan negara Asia Tenggara lain dalam pengembangan industri kendaraan listrik. Bahkan, negara tersebut akan menerima pendanaan terkait industri mobil ramah lingkungan tersebut lebih dari 142 juta peso selama tiga tahun ke depan.
Melansir Paultan, dana ini akan digunakan untuk mengembangkan teknologi baterai lokal untuk kendaraan listrik dan industri energi terbarukan. Disebut sebagai pusat baterai canggih, proyek ini akan dipimpin oleh Institut Teknologi Filipina bekerja sama dengan Universitas Filipina-Diliman (UPD).
Tidak ada komentar