Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah kembali mengalami tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (4/6/2026) pagi. Mata uang Garuda tercatat melemah hingga menyentuh level Rp 18.019 per dolar AS pada pukul 10.12 WIB. Posisi tersebut menjadi salah satu titik terlemah rupiah dalam beberapa waktu terakhir. Pelemahan ini juga menandai bahwa rupiah sudah menembus level psikologis.
Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai tekanan terhadap rupiah masih dipengaruhi faktor eksternal yang cukup kuat. Menurut dia, meningkatnya ketidakpastian global dan kondisi geopolitik menjadi pendorong utama penguatan dolar AS.
Tidak ada komentar