Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membantah anggapan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat mendekati level Rp 18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) disebabkan oleh kondisi fiskal pemerintah. Menurut dia, pergerakan kurs dalam beberapa hari terakhir lebih banyak dipengaruhi sentimen dan rumor yang beredar di pasar.
Purbaya menilai pelemahan rupiah terjadi dalam waktu relatif singkat dan dipicu berbagai spekulasi yang berkembang di kalangan pelaku pasar.
Tidak ada komentar