REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Ma'ruf Amin menegaskan, ekstremisme dan terorisme atas nama agama, tidak ada dalam ajaran Islam. Menurut Wapres, dalam pandangan Islam, ekstremisme dan terorisme atas nama agama masuk perbuatan yang berlebihan dalam beragama.
"Terorisme bukanlah jihad yang sifatnya melakukan perbaikan karena karakter dasar terorisme adalah merusak," kata Wapres dalam acara peluncuran Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN PE) Tahun 2020-2024 di Hotel Shangri-la Jakarta, Rabu (16/6).
Wapres melanjutkan, begitu pun di agama lain. Tidak ada agama mana pun yang mengajarkan penganutnya untuk melakukan ekstremisme dan terorisme.
Tidak ada komentar