Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta warga Madura yang menolak posko penyekatan di Jembatan Suramadu untuk bersikap kooperatif. Mereka nekat turun ke jalan dan meminta agar posko penyekatan dihentikan karena tidak ingin dilakukan pemeriksaan tes usap antigen dan PCR Covid-19.
Muhadjir memastikan fasilitas dan layanan di posko sudah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. Menurut dia, posko penyekatan ini dibangun pemerintah sebagai upaya penanganan Covid-19 di Indonesia.
Tidak ada komentar